Hidup singkat, katamu
Berapa nadzar yang belum tunai? Tanyamu
Hidup pendek, katamu
Seberapa panjang omong kosongmu? Tanyamu
Gadisku sedang menceramahiku
Sebagai laki-laki, jelas aku malu
Ini bukan lagi dampak dari pengalihan Keraton Yogya pada seorang perempuan, bukan
Ini adalah dampak dari rumah tangga yang sedang seret makanannya
Krisis itulah yang membuat gadisku mengalami delusi
Setiap aku bangun
Ia langsung mengatakan padaku
"Asshalatu minannaum"
Kemana kesadaran gadisku yang satu ini? Sedangkan ia mengucapkan kata itu saat aku tidur siang dan bangun sore hari
Semalaman kupelototi matanya
Berkas cahaya miliknya hilang entah kemana
Matahari di garis putih matanya samar suram
Kemungkinan dia bersedih karena terkena dampak asap Riau
Sedangkan bibirnya yang selalu merah basah kini kering kerontang ibarat tambang freeport ataulah Selok Awar-Awar
Gadisku, Tembangrarasku
Apa yang menimpamu?
Gadisku, Tembangrarasku berbisik lirih di telinga
"Ini hanya manipulasi, sebenarnya aku lagi 'pengen', genitilah aku, jangan dingin seperti ini. Sudah lama kau bertapa, lupa akan keberadaanku, kau berdosa karena tak mengindahkan syahwatku."
Yogyakarta, 13 Oktober 2015
0 komentar:
Posting Komentar